Kenali Ragam Jenis Sakit Kepala Terus-menerus - Buat sebagian orang, sakit kepala mungkin hanya masalah sepele. Namun tak jarang sakit kepala begitu mengganggu bahkan menurunkan kualitas hidup termasuk jenis sakit kepala terus-menerus.

Sakit kepala yang berlangsung lama disebut juga dengan sakit kepala kronis atau berkepanjangan.

Sakit kepala ini ditandai dengan rasa sakit yang berlangsung minimal 15 hari dalam sebulan. Kondisi ini umumnya akan terjadi selama tiga bulan berturut-turut.

AGEN DOMINO

1. Sakit kepala tegang kronis

Sakit kepala tegang kronis memiliki beberapa gejala seperti menyerang kedua sisi kepala, rasa sakit ringan hingga sedang, dan terasa menekan tapi tidak berdenyut. Umumnya, aktivitas fisik rutin tak memengaruhi sakit kepala ini. Pada beberapa kasus, orang mengalami nyeri pada bagian tengkorak.

Sakit kepala tegang sendiri biasanya dipicu stres. Namun, ketika terjadi dalam waktu lama atau kronis, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari.

2. Migrain kronis

Migrain kronis biasanya terjadi pada orang yang pernah mengalami migrain. Migrain tergolong kronis jika terjadi dalam 8 hari atau lebih dalam sebulan dan setidaknya berlangsung selama 3 bulan.

Gejala migrain kronis antara lain menyerang salah satu atau dua sisi kepala, ada sensasi berdenyut, rasa sakit sedang hingga parah, dan rasa sakit makin hebat saat melakukan aktivitas fisik. Saat terjadi terus-menerus, gejala migrain bisa diikuti dengan mual atau muntah juga sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

Mengutip dari Healthline, migrain kronis belum dipahami dengan baik oleh dokter dan peneliti. Belum ada jawaban pasti, tetapi ada beberapa teori terkait penyebabnya seperti gangguan sistem saraf pusat, ketidakseimbangan kimiawi (hormon), riwayat kesehatan keluarga, dan kelainan vaskular atau berkaitan dengan pembuluh darah dari dan ke otak.

3. Sakit kepala yang baru timbul dan berlangsung dalam waktu lama

Dalam dunia medis, sakit kepala ini disebut new daily persistent headache (NDPH). Melansir dari laman American Migraine Foundation, nama NDPH menggambarkan ciri khas jenis sakit kepala ini.

- new (baru), sakit kepala berkembang pada orang yang tidak memiliki riwayat sakit kepala sebelumnya. Ciri penting NDPH, onset dapat diingat jelas oleh penderitanya termasuk tanggal atau momen sakit kepala dimulai.

- daily (setiap hari), sakit kepala bisa terjadi setiap hari.

- persistent (terus-menerus), rasa sakit timbul selama 3 hari lebih sejak kemunculannya.

- headache (sakit kepala), gejalanya lebih menyerupai migrain atau tipe sakit kepala tegang.

4. Hemicrania continua

Sakit kepala jenis hemicrania continua merupakan jenis yang langka. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti sakit kepala. Beberapa ciri khusus hemicrania continua antara lain rasa sakit di salah satu sisi kepala, terjadi setiap hari dan tanpa jeda, dan rasa sakit bisa begitu parah.

Mengutip dari WebMD, pasien hemicrania continua biasanya menggambarkan rasa sakit yang tajam, seperti menusuk dan menyentak. Seperti migrain, sakit kepala akan diikuti mual atau muntah dan sensitif terhadap suara atau cahaya.

Hemicrania continua juga memiliki gejala seperti sakit kepala klaster seperti hidung berair, mimisan, mata memerah, kelopak mata turun, dan tubuh berkeringat. Kadang ini akan diperburuk dengan stres, perubahan pola tidur, cahaya menyilaukan, alkohol, dan olahraga berlebih.

5. Sakit kepala rebound

Sakit kepala rebound terjadi akibat penggunaan obat pereda nyeri berlebihan. Mereka yang mengalami sakit kepala rebound biasanya kerap mengonsumsi obat pereda nyeri. Mengutip dari Healthline, penggunaan berlebih pada asetaminofen, ibuprofen, aspirin, dan naproxen lebih dari 15 hari selama sebulan sangat berisiko menimbulkan sakit kepala.

. Sakit kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial (dalam rongga kepala)

AGEN DOMINO

Cedera otak atau kondisi medis lain bisa mengakibatkan tekanan yang meningkat dalam tengkorak. Melansir dari laman Columbia Neurology, kondisi ini disebut increased intracranial pressure (ICP) dan bisa mengarah ke sakit kepala. Tekanan ini bisa melukai otak atau sumsum tulang belakang.

Sakit kepala ICP memerlukan penanganan medis segera. Semakin cepat penanganan, semakin besar kemungkinan untuk pulih.

Seseorang bisa mengalami sakit kepala ICP akibat terlalu banyak cairan serebrospinal (cairan sekitar otak), tumor yang mengakibatkan tekanan pada beberapa bagian otak, pendarahan ke otak, dan pembengkakan otak.