Waktu yang Tepat untuk Olahraga - Konsisten berolahraga secara teratur seringkali menjadi sulit ketika harus menyesuaikan waktu yang tepat di tengah rutinitas yang sibuk.
Padahal beda jam olahraga, beda juga manfaat yang didapatkan. Ini berkaitan dengan kesesuaian jam biologis tubuh.
Apabila masih bingung menentukan waktu terbaik, simak beda manfaat olahraga pagi dan malam hari, kemudian sesuaikan dengan tujuan awal Anda berolahraga.
Waktu yang Tepat untuk Olahraga
Selama ini kebanyakan orang beranggapan jenis olahraga yang dilakukan adalah satu-satunya kunci dalam memberikan hasil yang diinginkan.
Misal, jika ingin membentuk otot maka melakukan latihan interval seperti squat dan angkat beban. Sementara untuk menurunkan berat badan dengan cepat, aerobik atau jogging jadi pilihan.
Selain jenisnya, untuk meraih hasil yang efektif Anda juga bisa mempertimbangkan waktu olahraga, seperti pagi atau malam hari.
Olahraga di pagi atau malam hari sebenarnya sama baiknya. Masing-masing memberi keuntungan tersendiri berolahraga di kedua waktu tersebut.
Manfaat Olahraga Pagi
Olahraga pagi membutuhkan usaha dan niat yang besar, terlebih bagi orang yang sulit bangun pagi.
Rasa kantuk yang hebat serta sendi dan otot yang masih kaku usai bangun tidur sering jadi kendala untuk mulai olahraga pagi.
Namun jika Anda masih ragu untuk memulai rutinitas olahraga pagi, pertimbangkan manfaat berikut, dilansir dari Healthline.
1. Sedikit gangguan
Di pagi hari biasanya tak banyak gangguan yang datang, misalnya Anda belum banyak menerima telepon, chat, email, atau rangkaian tugas yang mengantre.
Ketika masih pagi pun, suasana sekitar masih tenang, udara masih sangat segar, tak banyak kendaraan yang lalu lalang dan membuat bising, sehingga Anda bisa fokus berolahraga.
2. Memotivasi untuk makan lebih sehat
Dalam studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity, sebanyak 2.680 mahasiswa menyelesaikan program olahraga selama 15 minggu. Setiap minggunya terdapat tiga sesi kardio selama 30 menit.
Menariknya, mereka tidak mengubah pola makan, hanya mengurangi makan daging merah dan gorengan.
Meski studi ini tidak menguji waktu terbaik untuk berolahraga, temuan itu mendorong untuk makan makanan yang lebih sehat ketika mengawali dengan olahraga.
3. Menyeimbangkan hormon kortisol
Pada kondisi hormon tubuh yang normal, kadar kortisol meningkat di pagi hari dan turun di malam hari.
Kortisol adalah hormon yang membuat Anda tetap terjaga dan waspada. Ini sering disebut hormon stres yang bisa menyebabkan masalah jika jumlahnya terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Ketika berolahraga di pagi hari, tubuh akan memanfaatkan kadar kortisol yang tengah naik, tetapi jika olahraga dilakukan pada sore atau malam hari, ritme kortisol alami yang sedang melandai bisa kembali naik dan terganggu.
Nah, olahraga pagi lebih cocok untuk kondisi hormon tubuh yang fluktuatif. Dengan memicu kortisol di pagi hari, tubuh akan menyesuaikan dan membuat tidur nyenyak di malam hari.
'
4. Menambah semangat dan tenaga
Olahraga teratur sangat bagus untuk meningkatkan energi. Saat berolahraga, oksigen dan nutrisi mengalir ke jantung dan paru-paru.
Kondisi ini tentu menyehatkan sistem kardiovaskular, meningkatkan imunitas dan stamina secara keseluruhan.
Dengan berolahraga lebih awal, Anda mungkin merasa lebih berenergi sepanjang hari.
5. Mempertajam fokus
Aktivitas fisik juga meningkatkan fokus dan konsentrasi. Apabila Anda mengalami kesulitan fokus di siang hari terlebih ketika bekerja, olahraga pagi bisa membantu.
Berdasarkan studi dalam British Journal of Sports Medicine pada 2019 terungkap bahwa olahraga pagi meningkatkan daya tangkap, visual, dan pengambilan keputusan.
Dalam penelitan tersebut, peserta melakukan olahraga di atas treadmill setiap pagi. Dari situ disimpulkan, olahraga pagi meningkatkan kemampuan kognisi yang lebih baik, terutama bila dibarengi dengan istirahat teratur.












0 Komentar