Cara Mengatasi Mata Kering agar Cepat Sembuh - Umumnya mata kering disebabkan oleh dua penyebab. Ketika ada disfungsi dalam produksi air mata atau air mata yang menguap terlalu cepat. Mata yang kering cenderung menimbulkan iritasi, radang, rasa sakit, hingga pandangan kabur.
Meski jarang terjadi, mata kering dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan tepat dan segera. Oleh sebab itu, ketahui dulu cara mengatasi mata kering yang bisa dilakukan di rumah sebelum memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter mata.
Sebenarnya sindrom mata kering wajar terjadi, terutama bagi orang dengan aktivitas segudang dan memiliki intensitas tinggi menatap layar peranti elektronik. Namun, risiko mengalami mata kering pun meningkat seiring bertambahnya usia. Faktor risiko lain termasuk pasien operasi lasik, alergi, sedang mengonsumsi obat tertentu, atau memakai lensa kontak.
Wanita juga lebih cenderung mengalami mata kering dibandingkan pria. Sekitar 6 juta wanita dan 3 juta pria teridentifikasi mengalami mata kering sedang hingga berat. Wanita yang sedang hamil, terapi penggantian hormon, atau menopause juga mengalami peningkatan mata kering.
Gejala yang umumnya dirasakan ketika mata kering antara lain terasa terbakar atau sensasi menyengat, terasa kelilipan atau mengganjal, gatal, kemerahan, sedikit berair, dan sensitif.
Sindrom mata kering biasanya bukan masalah yang permanen. Kebanyakan hanya butuh waktu sebentar saja untuk kemudian sembuh dan berfungsi normal. Anda bisa mengurangi rasa tidak nyaman akibat mata kering dengan cara sederhana di bawah ini.
Berikut cara mengatasi mata kering agar cepat sembuh.
Meneteskan air mata buatan
Air mata buatan atau obat tetes mata merupakan langkah awal yang dilakukan ketika mata kering. Cairan tetes mata pun banyak dijual bebas di apotek tanpa perlu menggunakan resep dokter.
Melansir Healthline, pilihlah obat tetes mata tanpa pengawet yang biasanya dikemas untuk penggunaan sekali pakai. Terlebih bagi Anda yang memiliki reaksi alergi terhadap bahan berpengawet jangan meneteskan obat mata lebih dari 4 kali sehari.
Selain obat tetes mata, ada pula pelumas mata yang berjenis salep atau ointment. Salep cenderung lebih bertekstur kental dan awet melekat di mata ketimbang obat tetes. Fungsi khususnya ialah untuk melapisi bola mata sekaligus mencegah mata kering.
Akan tetapi salep atau ointment bisa memengaruhi kejelasan pandang ketika dioleskan pada mata. Karenanya, salep lebih cocok digunakan menjelang tidur, sedangkan obat tetes ketika beraktivitas di siang hari.
Perlu diperhatikan, gunakan obat air mata buatan ini hanya untuk sementara, bukannya untuk perawatan jangka panjang karena bisa menyebabkan iritasi dan reaksi alergi.
Tingkatkan asupan vitamin A
Vitamin A meningkatkan kesehatan mata. Makanan yang kaya vitamin A antara lain telur, wortel, ikan tuna, ubi jalar, bayam, brokoli, kubis, dan paprika. Bahkan diet ketat pun berisiko menimbulkan mata kering dan mengurangi kemampuan penglihatan.
Studi menunjukkan, orang yang mencukupi kebutuhan vitamin A cenderung terhindar dari mata kering. Oleh karenanya, perhatikan selalu makanan yang Anda konsumsi sehari-hari dan masukkan makanan tinggi vitamin A agar tak kekurangan mikronutrien penting satu ini.
Mengatasi mata kering dengan mengonsumsi omega-3
Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak omega-3 dapat meringankan gejala mata merah. Lemak tersebut mampu mengurangi inflamasi dalam tubuh sehingga dapat mengatasi mata kering dengan mengurangi inflamasi pada mata dengan meningkatkan produksi dan kualitas air mata.
Selain mengonsumsi suplemen, untuk mendapatkan manfaat omega-3 secara alami bisa dengan makan ikan salmon, tuna, sardin, makarel, walnuts, telur omega-3, minyak biji rami, minyak kelapa sawit, minyak kedelai, dan biji chia.'
Minum yang cukup
Air merupakan elemen penting yang dibutuhkan organ tubuh untuk menjalankan fungsinya. Jika tubuh tak terhidrasi dengan baik, maka organ termasuk mata akan 'tersiksa'.
Mata kering terjadi ketika tidak tercukupinya air mata untuk melembapkan. Inilah alasannya mata kering kadang disertai pandangan yang kabur. Minum banyak air putih akan membantu menghilangkan garam dalam tubuh serta melembapkan mata dengan baik untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan tegang pada mata.
Cara lain untuk mencegah dehidrasi yakni mengurangi asupan garam, makanan berprotein tinggi, minuman berkafein dan alkohol.
Istirahatkan mata
Untuk sementara waktu, jauhi aktivitas yang melelahkan mata seperti membaca buku, membatasi penggunaan lensa kontak, bahkan menatap layar perangkat elektronik seperti gadget, televisi, komputer. Istirahatkan mata sejenak untuk mengembalikan kelembapannya.
Beberapa orang yang bekerja di depan komputer mengalami keluhan seperti sakit kepala serta mata tegang. Selain itu, menatap komputer atau gadget terlalu lama seringkali mengurangi produksi air mata sehingga menyebabkan mata kering.
Ditambah lagi faktor lain bahwa orang yang bekerja di depan layar cenderung lebih jarang berkedip. Akibatnya, air mata menguap lebih cepat.
Jika Anda bekerja di hadapan komputer, cara pertama untuk mengurangi mata kering dengan lebih sering berkedip. Berkedip membantu melumasi mata dan mencegah iritasi. Selain itu, biarkan mata beristirahat sejenak. Berpaling setiap 20 menit dan berkediplah berulang kali untuk membasahi kembali mata Anda.












0 Komentar